Sudah lama aku ingin menceritakan perjalanan lima negara ini. Negara-negara yang kukunjungi bukanlah negara yang asing di telinga maupun negri antah berantah. begini, bagaimana kalau aku mulai saja bagaimana perjalanan ini terjadi.
Tahun 2013 yang lalu, aku dan 3 orang sahabatku ingin melakukan perjalanan lintas benua. walaupun bukan benua yang jauh dari negaraku. ya, kami akan melancong ke Negeri Kangguru alias Australia, tepatnya ke Perth.
Alasan mengapa aku akan melakukan perjalanan ke sana sebenarnya sangat simpel. hobiku adalah hunting tiket-tiket murah dari berbagai maskapai di dunia. dan saat itu, maskapai Value Air dan Emirates sedang promo gila-gilaan. bayangkan saja, aku mendapatkan tiket 2,3 jt PP ke Perth dan melalui Singapur pula. ga pakai pikir panjang, langsung booking! Emirates gitu loh, Australiiii i'm comiiing.......
Setelah proses booking membooking selesai, aku mulai mencari-cari itinerary dan baru tersadar kalau ke Australi saya butuh VISA. hmmm.. baru ku cek untuk prosedural dan biaya pembuatannya. ALAMAK! ternyata VISA Australi saat itu sedang sulit didapat dikarenakan hubungan bilateral Indonesia dan Australi sedang buruk akibat Bom Bali dan beberapa kasus narkoba yang terjadi dan melibatkan warga dari negaranya. selagi panikku belum hilang, tiba-tiba kaget menyergapku ketika melihat biaya yang tertera untuk pembuatan VISA, as you may know, biaya pembuatan VISA Australia merupakan yang termahal di dunia bersama dengan VISA Kanada. :-/ yah... yasudahlah, aku harus merogoh kocek sekitar 1,5jt untuk pembuatan VISA.
Aku memiliki waktu sekitar 2 bulan untuk mempersiapkan kepergianku ke Australia. aku mulai merapihkan rekening-rekeningku untuk modalku membuat VISA. Sampai pada akhirnya aku pun membundel semua persyaratan VISA Australia yang disyaratkan dari Kedubes Australi dan membayar (dengan berat hati) biaya pembuatan VISA. yah, pada saat pengajuan yang kurasakan pada akhirnya adalah nothing to lose. kalau memang harus jalan ya jalan, kalau nggak ya berarti emang uangnya buat amal hehe.
kurang lebih 2 minggu penantianku menunggu pengumuman VISA. daaan ketika aku sampai di Kedubes, si petugas sudah senyum2 "jadiii ko jadiii.." katanya... namun pada saat kubuka amplopnya......... DECLINE. aku langsung melototin tu mas-mas.. rasanya pengen bejek2 muka si mas-mas petugasnya -___-''
lemes seada2nya.. nasib gw sm temen gw sama, dia juga ga lolos pengajuannya. Tetapi 2 temen gw yang lain lolos karena pada saat pengajuan pakai surat jaminan keluarga yang ada di sana. dan dari situ gw dapet pelajaran kalau mau buat VISA biar lolosnya lebih mudah lebih baik pakai SURAT REFERENSI BANK. bodohnya si aku yang kerjanya di Bank malah ga pake tu surat gara2 kepedean sama isi rekening yang mungkin orang Australi butuhnya rekening tabungan yang isinya minimal bisa bikin resepsi pernikahan 400 undangan lah. huft banget. haha.
yasudahlah nasi sudah menjadi bubur, bubur 1,5 juta tapi harganya HAHAHAHAHIKSHIKS. aku mulai putar otak, gak rela kalau harus menyudahi mimpi liburan kali ini. terus gimana ya...? tiket Cengkareng-Changi-Perth-Changi-Cengkareng udah di tangan dari tanggal 7 nov - 11 nov 2013. lumayan kalau harus 5 harian di Singapur. bosen pasti. mana udah pernah ke singapur juga. trus gw cari-cari tiket ke negara lain dari Changi, alamak mahal semua... kir pikir pikir kemana ya.....
TRING! aku mau ke HONGKONG aja lewat jalur darat!!! aku ubek2 itinerary backpackers dunia. jawabannya mengecewakan.. ga ada yang 5 hari bisa jalan dari Singapur ke Hongkong kecuali naik pesawat. aku cek tiket pesawat ke Hongkong, pret banget sekali jalannya hampir 2 jeti. LUPAKAN. eh eh eh tunggu dulu.... kalau jalan aja sampe tanggal 10 november entah sampai di negara mana kayanya seru........ AHA! (Katya mulai orat oret catetan itinerary sambil cengar cengir kegirangan) I think it's going to be a great adventure of us, my friend :))
taraaaaa... akhirnya sampai juga tanggal 6 November malam hari. aku mulai packing, bawa barang seadanya, ga ada koper-koperan pokonya. alat mandi juga seadanya aja. yang penting jaket, pashmina, tissue basah, sama sepatu tahan badai *tsah* ga ada bawa makeup2 ga jelas. gw mau bekpekeran maaaak! eh sama bawa duit juga, bawa USD nya aga banyak buat jaga2. eh tapi ga banyak2 banget sih. secukupnya aja.
Jam 3 pagi tanggal 7 Nov aku dijemput oleh laki-laki kesayangan untuk dianterin ke bandara dengan tatapan "baby please doon't gooooo...." yah mau gimana, kita akan ketemu 5 hari lagi ko :) doain aja aku baik-baik dan lancar perjalanannya ya... sebenernya yang dibawa cuma dikit, tapi pas ditimbang berat juga tas yang aku bawa itu 10 kg an.. udah badanku kecil, kaya kura2 ninja deh krrrr....
bismillahirahmanirahimm... berangkaatttt........
Shoes and The Traveler
Sunday, February 22, 2015
Thursday, August 28, 2014
Thursday, November 21, 2013
My Shoe's Story
Kakimu, akan selalu mendarat dimana hatimu ingin berada..
maksud dari kiasan di atas adalah, jika kita ingin menuju suatu tempat, di hati kita seringkali memikirkan dan berangan-angan ke sana, dan keinginan itu sangatlah menggebu-gebu, maka aksi dari langkah kitalah yang akan menjadi awal dari sejarah perjalanan menuju hasrat kita. kurang lebih begitu arti dari kiasan diatas :)
Aku, seorang banker, haha sebut saja begitu karena aku bekerja di salah satu Bank Swasta Asing yang menancapkan salah satu pondasinya di Negeri kita tercinta, Indonesia. baru dua tahun aku bekerja disini, sebelumnya sempat menjadi wartawan muda di salah satu media cetak ternama, dan beberapa kali menjadi talent dari acara televisi. yah, tapi tidak begitu penting, karena hasrat terbesarku adalah JALAN-JALAN. hehe...
Ayah dan Ibuku sering bercerita kalau aku semenjak bayi umur 2 bulan sudah sering diajak jalan-jalan oleh mereka, naik bus pula, dan katanya pada saat itu warna kulitku masih merah khas bayi yang belum lama keluar dari rahim ibunya. haha, mungkin itulah awal dari kecintaanku pada kegiatan jalan-jalan ini. kemudian ketika aku mulai beranjak (tidak terlalu) besar, yaa sekitar sekolah dasar, aku mengikuti ekskul PRAMUKA (Praja Muda Karana) yang tepoknya "prok prok prok 2x Pramuka Belom Mandi" hahahahahaa, yaa itulah cikal bakal aku berani untuk menunda mandi demi melakukan petualangan demi petualangan.. (alibi aja nih....) :p
btw, di Pramuka inilah, aku seringkali mengikuti kegiatan Camping.. mulai dari camping di sekolah, camping pada acara PERSAMI yang diadakan di Bumi Perkemahan Cibubur, sampai camping di salah satu gunung di Sukabumi (aku lupa nama nya) dan itu dari sekolahku yang berlokasi di Bekasi kami anggota Pramuka naik truk terbuka macam hewan qurban sampai di puncak gunung tersebut. hahahhaa, yaa kalau dipikir-pikir memang petualanganku agak sedikit banyak bisa dibilang ekstrem. Tapi, anehnya orangtuaku selalu mendukung aku, walau aku yakin mereka merasa kawatir, tapi mereka tidak pernah melarang.. bahkan Ibukulah yang paling senang dan paling setia duduk mendengarkan cerita-cerita tentang pengalamanku berpetualang. hehe...
ya itulah benih-benih yang telah tumbuh menjadi kecintaanku terhadap kegiatan travelling ini. menurutku, kegiatan ini bukanlah kegiatan untuk ajang pamer, karena dalam perjalanan selalu ada nilai baru yang kita dapatkan yang kadang ga bisa kita dapatkan hanya dengan membaca buku atau blog seperti ini misalnya, hehe. tapi kalau menceritakan kembali perjalanan kita supaya orang lain menjadi tertarik untuk ikut mencintai Tuhan dengan mengenal bumi kita ini, why not?
"Travel in the land and see how (Allah) originated creation, and then Allah will bring forth (resurrect) the creation of the Hereafter (i.e. resurrection after death). Verily, Allah is Able to do all things." (Al Ankabut : 20)
#Shoes #Traveler #Travel #Backpacker #traveling #pelesir #jalanjalan #indonesia #blogger
Aku, seorang banker, haha sebut saja begitu karena aku bekerja di salah satu Bank Swasta Asing yang menancapkan salah satu pondasinya di Negeri kita tercinta, Indonesia. baru dua tahun aku bekerja disini, sebelumnya sempat menjadi wartawan muda di salah satu media cetak ternama, dan beberapa kali menjadi talent dari acara televisi. yah, tapi tidak begitu penting, karena hasrat terbesarku adalah JALAN-JALAN. hehe...
Ayah dan Ibuku sering bercerita kalau aku semenjak bayi umur 2 bulan sudah sering diajak jalan-jalan oleh mereka, naik bus pula, dan katanya pada saat itu warna kulitku masih merah khas bayi yang belum lama keluar dari rahim ibunya. haha, mungkin itulah awal dari kecintaanku pada kegiatan jalan-jalan ini. kemudian ketika aku mulai beranjak (tidak terlalu) besar, yaa sekitar sekolah dasar, aku mengikuti ekskul PRAMUKA (Praja Muda Karana) yang tepoknya "prok prok prok 2x Pramuka Belom Mandi" hahahahahaa, yaa itulah cikal bakal aku berani untuk menunda mandi demi melakukan petualangan demi petualangan.. (alibi aja nih....) :p
btw, di Pramuka inilah, aku seringkali mengikuti kegiatan Camping.. mulai dari camping di sekolah, camping pada acara PERSAMI yang diadakan di Bumi Perkemahan Cibubur, sampai camping di salah satu gunung di Sukabumi (aku lupa nama nya) dan itu dari sekolahku yang berlokasi di Bekasi kami anggota Pramuka naik truk terbuka macam hewan qurban sampai di puncak gunung tersebut. hahahhaa, yaa kalau dipikir-pikir memang petualanganku agak sedikit banyak bisa dibilang ekstrem. Tapi, anehnya orangtuaku selalu mendukung aku, walau aku yakin mereka merasa kawatir, tapi mereka tidak pernah melarang.. bahkan Ibukulah yang paling senang dan paling setia duduk mendengarkan cerita-cerita tentang pengalamanku berpetualang. hehe...
ya itulah benih-benih yang telah tumbuh menjadi kecintaanku terhadap kegiatan travelling ini. menurutku, kegiatan ini bukanlah kegiatan untuk ajang pamer, karena dalam perjalanan selalu ada nilai baru yang kita dapatkan yang kadang ga bisa kita dapatkan hanya dengan membaca buku atau blog seperti ini misalnya, hehe. tapi kalau menceritakan kembali perjalanan kita supaya orang lain menjadi tertarik untuk ikut mencintai Tuhan dengan mengenal bumi kita ini, why not?
"Travel in the land and see how (Allah) originated creation, and then Allah will bring forth (resurrect) the creation of the Hereafter (i.e. resurrection after death). Verily, Allah is Able to do all things." (Al Ankabut : 20)
#Shoes #Traveler #Travel #Backpacker #traveling #pelesir #jalanjalan #indonesia #blogger
Subscribe to:
Posts (Atom)
